Jumat, 20 Juli 2012

Muslimah pendamba surga





Pesona akhlakmu bagai mutiara yang berkilauan

Halus tuturmu menggambarkan pribadi yang santun

Kecantikan hatimu laksana kapas tanpa noda

Kesejukan aura jiwamu seperti bidadari syurga

Kau hiasi dirimu dengan bingkaian akhlak islami

Semakin berwibawa karena auratmu terhijabi.




Saat wanita lain bergelimang kesenangan semu

Menari-nari di atas lantai dansa

Menenggak arak dalam gelas-gelas kristal

Engkau justru mengurung diri

Mentafakuri kehidupan akhirat yang masih ghaib

Mengembara dalam pencarian jati diri.




Di saat wanita lain asyik memilih busana trendi

Sibuk memoles tubuh dan wajah

Berlomba memamerkan aurat mereka

Engkau justru tampil bersahaja

Dalam balutan gamis dan kerudung panjang

Engkau sembunyikan auratmu

Agar tak terjamah pesona kecantikan itu

Dari mata-mata lelaki jalang.




 
Di saat wanita-wanita lain tertawa lepas

Menikmati euphoria tanpa batas

Menebar cinta basi pada lelaki

Engkau justru menangis dalam sujud

Mendaki taubat dalam bukit tahajud

Mengemis ampunan pada Penggenggam nyawa

Menutup lisan dari bicara sia-sia.




Di saat wanita-wanita lain mengidolakan

Miyabi, Britney Spears, Celine Dion, Maddona

Engkau mengidolakan Khadijah, Maryam, Asiyah, Fatimah

Di saat wanita lain bangga aibnya terbuka

Puas jika namanya di puja-puja

Engkau justru mengasingkan diri dari gemerlap dunia

Merahasiakan kebaikan yang kau lakukan pada sesama

Karena takut jatuh pada perbuatan riya’.




 

Di saat wanita-wanita lain menghabiskan waktu di plaza

Menghamburkan materi dengan sia-sia

Engkau justru menghabiskan waktumu di mushola

Menguatkan zikir dan memuja asma-Nya.

Merenda istigfar di atas sajadah cinta.




Di saat wanita-wanita lain hanyut dalam pesona zaman

Bercengkerama liar dengan segala kemewahan

Sibuk memuja artis-artis idaman

Engkau justru sibuk mengkaji ilmu

Mendakwahkan agama Islam tanpa ragu

Berjibaku dengan segala kesulitan

Meneriakkan kalimat jihad militan.





Di saat wanita-wanita lain sibuk menenteng majalah erotis

Menggumbar gosip sesama secara sadis

Engkau justru teguh pada Al-Qur’an dan hadis

Yang kau jadikan pegangan hidup

Agar iman di dadamu tidak redup.





Wanita pendamba syurga…

Agungnya akhlakmu berselimut mutiara

Pada rahimmu kelak generasi-generasi agama

Akan Allah amanahkan

Engkau calon madrasah pertama

Saat mujahid-mujahid terlahir di dunia. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bila berkomentar harap sopan